Mampir ke Warung Nasi

Gw tipe orang yang kalo makan di warteg atau warung nasi selalu tergoda untuk ngobrol dengan pengunjungnya. Sambil makan kita bisa memperbincangkan topik apa aja, biasanya soal receh,

Begitulah, seperti siang tadi, setelah diawali dengan obrolan basa-basi akhinya menuju satu pertanyaan inti. Oh iya Akang-akang bertopi ini adalah pemilik dua gerobak yang berisi barang loak; terparkir rapi di depan warung sederhana ini.

Ini pertanyaan gw:
“Bagaimana kang, usaha lancar? terdampak pandemi covid-19 kan?

Akang pertama menjawab: “Ya beginilah, tapi Alhamdulillah masih bertahan,,”
Kemudian Akang kedua menimpali: “Yang penting menjalaninya dengan hati yang tenang pak,”
Akang pertama: “Iya soal rezeki sudah ada yang atur”
Akang kedua kembali berkata: “kita mah berusaha aja, biar sisanya Tuhan yang urus”

Duh gusti, gw terdiam sejenak, tidak menduga mereka bakal menjawab seperti itu. Ada rasa optimisme dibalut keyakinan mereka tentang kekuatan sang Maha Kaya. Gw yakin jawaban mereka itu tidak ada hubungannya dengan profesinya sebagai pemulung. tapi gw percaya ini berkat kemampuan teknik survival yang mereka miliki diberagam kondisi kehidupan dan pengalaman batin mereka yang luar biasa,

Jujur aja di tengah kepungan wabah pandemi dan resesi ekonomi gw sendiri masih kerap gugup dan gagap menghadapi kondisi saat ini. Sementara mereka berdua bisa menjawab lugas sambil menyantap makan siang dengan lauk yang sangat minimalis, nasi, kikil, kuah sayur asem dan tempe.

Hmm…warung nasi ini begitu berharga tidak hanya bikin perut kenyang, tapi bikin hati pun tenang.

Semoga kalian akang-akang diberikan kesehatan dan dimudahkan rezekinya.. Amiin YRA

Happy weekend gaes!

Madrosid 7/11/2020

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *